Gayatri Pamoedji
On Life & Autism

CAT | MPATI

MPATI - Masyarakat Peduli Autis Indonesia

MPATI - Masyarakat Peduli Autis Indonesia

Masyarakat Peduli Autis Indonesia yang didirikan di Jakarta pada tanggal 24 Juni 2004, adalah merupakan yayasan nirlaba yang memfokuskan kegiatannya pada masalah Autisme di Indonesia.

Titik berat dari kegiatan yayasan ini adalah di bidang pendidikan, pelatihan dan konseling untuk orang tua, guru dan terapis serta menjadi pusat informasi Autisme di Jakarta.

Hingga saat ini, sumber dana yang dimiliki oleh yayasan didapatkan dari hasil seminar, sumbangan perusahaan swasta, bank swasta dan pemerintah, pengurus yayasan dan donatur perorangan.

Pengurus adalah para sukarelawan yang berasal dari berbagai latar belakang diantaranya adalah : pendidik, pengusaha swasta, pengacara auditor, jurnalis, konselor, orang tua penyandang autis dan pemerhati masalah Autis.

Donasi : YAYASAN MPATI
No Rek : 035 30 99997, BCA KCU Sudirman.

, , , , , , Hide

Selama tujuh tahun terakhir ini, Pemerintah Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam menstabilkan perekonomian, sosial, politik dan keamanan nasional yang ditandai dengan terjadinya krisi moneter 1998, bom Bali 1 dan 2, bom kedutaan Australia, bencana Tsunami dan Nias, flu burung, dan lain sebagainya.Sebagai akibat dari ketidakstabilan politik dan ekonomi tersebut, perhatian pemerintah terhadap pendidikan untuk anak dengan kebutuhan khusus bukanlah menjadi prioritas utama, meskipun topik pemberitaan di media massa mengenai Autisme semakin sering muncul. Gencarnya pemberitaan di media ini disebabkan karena masyarakat, terutama keluarga dan pendidik dari anak-anak Autis merasa haus akan informasi. Baik mengenai bagaimana mengenali ciri-ciri Autis secara dini maupun mengenai penanganan dan pendidikan anak-anak ini selanjutnya.
(more…)

, , , , , , , , , , , Hide

MPATI - Masyarakat Peduli Autis Indonesia

MPATI - Masyarakat Peduli Autis Indonesia

Visi utama kami adalah : “Menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak penyandang Autis di Indonesia”.

Sebagai yayasan, kami percaya bahwa kunci utama dari suksesnya penanganan anak Autis terletak pada : tersedianya informasi yang akurat, sarana pendidikan dan pelatihan yang tepat, serta dukungan yang kuat dari pemerintah dan masyarakat luas. Oleh karena itu, misi dari yayasan kami dalam menangani anak Autis adalah “Diagnosa Akurat, Pendidikan Tepat dan dukungan Kuat“.

Diagnosa akurat, pendidikan tepat dan dukungan kuat, menciptakan harapan bagi orang tua dan guru dalam mendidik dan mengasuh anak Autis.

Dengan harapan, orang tua dan guru akan lebih termotivasi untuk berperan aktif. Harapan menciptakan keinginan untuk melakukan hal-hal yang konkrit. Harapan membuat orang tua dan guru tidak putus asa, serta menyadari bahwa tidak ada penyembuhan instan dalam menangani anak penyandang Autis.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Hide

MPATI - Masyarakat Peduli Autis Indonesia

MPATI - Masyarakat Peduli Autis Indonesia

Hingga saat ini, data akurat mengenai jumlah anak (prevalensi) penyandang Autis belum tersedia di Indonesia. Di negara maju seperti Amerika, riset terakhir menyebutkan bahwa Autisme terjadi kurang lebih pada 10 anak dari 10.000 kelahiran. Kemungkinan terjadinya empat kali lebih sering pada bayi laki-laki, dibandingkan perempuan.

Di majalah Times bulan Mei 2002 disebutkan bahwa prevalensi anak Autis adalah 1 diantara 150 anak berusia dibawah 10 tahun atau sekitar 300.000 anak-anak memiliki gejala Autis. Di Australia, badan yang menaungi permasalahan Autis (Autism Association of Australia) mengungkapkan bahwa 1 diantara 100 penduduk memiliki karakteristik Autis.

Mengingat tingginya prevalensi dari Autisme dan kurang memadainya sarana pendukung yang dapat membantu orang tua dan guru, yayasan kami memiliki komitmen untuk memberdayakan orang tua dan para guru dari anak penyandang Autis, terutama dari golongan keluarga pra-sejahtera di Indonesia.

(more…)

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Hide

Nov/09

28

Deteksi Dini Autisme

Deteksi Dini Autisme DAFTAR DETEKSI DINI AUTISME
(M-CHAT : Modified Checklist for Autism in Toddlers)

M-CHAT merupakan dftar (check list) yang terdiri dari 23 pertanyaan yang
digunakan untuk memberikan tanda-tanda dini anak-anak autisme. M-CHAT dikembangkan di Amerika dari CHAT yang ditemukan dan digunakan di Inggris. Autisme merupakan gangguan perkembangan yang sangat sulit
untuk dideteksi pada usia Balita. Namun anak-anak balita yang dapat dideteksi dini memiliki peluang lebih besar untuk membaik jika intervensi dini diperkenalkan sebelum usia 5 tahun.

(more…)

, , , , , , , , , Hide

Pusat Pelatihan Terapi “Anak Mandiri”
Jl. Bangau 31 Sukajadi Pekan baru (Ibu Rovanita)
Ph. 0761-33857, Fax. 0761-592237 attn. Bagawan

YPPA – Padang
Jl. Parak Gadang VIII No. 19 Padang Sumbar
Ph. 0751-24200

Yayasan Pengembangan Potensi Anak
Birugo Bungo 135 A Bukittinggi SUmatera Barat
Ph. 0752-33294

Yayasan Bina Mandiri Anak (BIMA)
Jl. Enggang I No.1 A Parupuk Tabing – Tabing
Ph. 0751-445429

Yayasan Bunga Bangsa
Jl. R. Bachsan Siagian No.21 The Hok-Jambi
Ph. 0741-55032 HP : 0812-7812401

Yayasan Bina Autis Mandiri (DRr. Muniyati)
Jl. Suhada No.44 RT.24/08 Kampus Palembang, Palembang
HP : 0812-7378008

, , , , , , , , Hide

Buku Meniti Pelangi dan Video Penanganan dini Autisme 1

Buku Meniti Pelangi dan Video Penanganan dini Autisme 1

Buku Meniti Pelangi mengisahkan perjuangan seorang ibu yang memiliki anak penyandang autis, penulis Gayatri Pamoedji (Sarasvati) diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, diluncurkan di Jakarta, Juli 2004.

VCD Video Penanganan dini Autisme 1 : Panduan Praktis Terapi Pelaku, diluncurkan di Jakarta Desember 2005, didistribusikan dari Sabang sampai Merauke.

Untuk informasi, VCD & buku Autisme :
Tini & Reni – Wisma Yaqif
Jl. Warung Buncit Raya 99 Jakarta Selatan
Tlp 021 799 1508
SMS 0813 8074 1898
E-mail : yayasan_mpati@yahoo.com

Donasi : YAYASAN MPATI
No Rek : 035 30 99997, BCA KCU Sudirman.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Hide

Gayatri Pamoedji, Penulis buku 'Meniti Pelangi', Konselor penyandang autis di Indonesia & Australia, Eksekutif Produser Video autis pertama di Indonesia.

Minggu, 1 Februari 2009 | 01:20 WIB

Maria Hartiningsih & Ninuk Mardiana Pambudy

Waktu adalah uang. Begitu dulu Gayatri Pamoedji-Iskandar (47) memaknai hidupnya. Maklum, ia pemilik saham beberapa kegiatan bisnis sekaligus direktur keuangannya. Namun, waktu, sang penanda yang setia, mengantarnya untuk mampu menengarai bahwa setiap detik adalah keajaiban.

Kelahiran Audwin mengubah segalanya,” ujar Gayatri, suatu pagi di satu hotel berbintang lima plus di Jakarta.

Kondisi anak sulungnya itu membuat Gayatri harus meninggalkan dunia yang menjanjikan keuntungan material dan hasrat menumpuk modal yang tak ada batasnya.

”Saya memilih mengurus Audwin 100 persen,” ia menyebut itulah titik balik pertama dalam hidupnya.

Mata ibu dari Audwin (18) dan Albie (15) itu berbinar ketika mengisahkan perjalanannya 10 tahun untuk merebut kesempatan dan menguatkan keyakinan pada dirinya bahwa Audwin mampu berkembang penuh sebagai manusia mandiri.

(more…)

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , Hide

<< Latest posts

--> To top