CAT | Life
21
Pelatihan terpadu penanganan autisme
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education, MPATI
Masyarakat Peduli Autis Indonesia (MPATI) bekerjasama dengan Laboratorium Klinik Prodia dan FeMale Radio, akan menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Autisme Terpadu, bagi orang tua, guru dan terapis dari anak autis, yang akan diselenggarakan pada:
Hari : Jum’at, Sabtu dan Minggu
Tanggal : 30 September, 1 dan 2 Oktober 2011.
Jam : 08.30-17.00 WIB
Tempat : Auditorium Laboratorium Klinik Prodia
Jl Kramat Raya no.150 Jakarta Pusat.
Pembicara dan Topik:
Hari Pertama. Terapi Perilaku, Dra Dini Oktaufik, Case Manager dan praktisi Terapi Perilaku (Jakarta)
1.1. Terapi dan manajemen perilaku anak autis.
1.2. Kunci sukses terapi perilaku yang berhasil
1.3. Imbalan : apa, bagaimana tehnik memberikannya dan kapan sebaiknya diberikan
1.4. COMPIC (Computer Picture) : apa dan bagaimana menggunakannya
1.5. Ketrampilan dasar sosialisasi : komponen yang dibutuhkan serta latihan utk meningkatkan kemampuan sosial
1.6. Kognisi : Kemampuan, perkembangan serta kegiatan latihan utk peningkatan kognisi
1.7. Komunikasi dan Kemampuan dasar berbahasa
Hari Kedua. Terapi Wicara, Dra Yusran Sipala Spth, praktisi Terapi Wicara dan Speech Pathologist (Sydney)
2.1. Terapi Wicara : tehnik melatih “alat-alat wicara” yg dpt dilakukan oleh orangtua, guru dan terapis
2.2. Kemampuan berbahasa : Tehnik mengajarkan berbahasa pasif dan ekspresif pada anak autis melalui pendekatan paralel dan “self-talk”.
2.3. Komunikasi : membangun inisiatif anak utk mandiri berinisiatif dlm berkomunikasi
Hari Ketiga. Seputar Sekolah Anak Autis, Angie S. Anggari Spd,Msc, Kepala Sekolah dan pendidik anak autis, Jakarta.
3.1. Individual Education Plan: Apa, mengapa dan bagaimana menyusunnya
3.2. Kurikulum pendidikan: apa yang diperlukan anak autis dan bagaimana menyusun kurikulum yang berhasil membantu anak autis.
3.3. Mempersiapkan proses belajar anak autis, yg perlu diantisipasi orang tua, guru dan terapis
3.4. Sukses Anak = Sukses Team pengajar dalam harmonisasi dan komunikasi orangtua, guru dan terapis
sesi siang hari : Terapi Okupasi : apa dan bagaimana, Tri Budi Santoso, Master of Occupation Therapy (Solo), praktisi terapi okupasi.
3.5. Motorik Kasar: perkembangan motorik kasar, identifikasi masalah dan latihan untuk memperbaikinya
3.6. Motorik halus : apa dan bagaimana mendesain kegiatan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus.
Pelatihan terpadu ini akan menitik-beratkankan pada praktek, dimana peserta akan bersimulasi bergantian menjadi anak autis dan terapis. Oleh karena itu peserta dibatasi hanya 30 orang saja.
Kontribusi per orang Rp 3 juta (sebelum 23 September 2011), termasuk : makalah, pengetahuan dan penerapan praktis 3 terapi utama, alat peraga yg digunakan dalam latihan, sertifikat, makan siang dan rehat kopi, serta tanya jawab dengan setiap fasilitator.
Informasi dan reservasi sms ke : Reny 021 92554858 /Arimbi 081380741898
Pembayaran dengan bukti transfer ke : Yayasan Masyarakat Peduli Autis Indonesia, BCA KCU Sudirman, nomor rekening: 035309997.
*hasil bersih dari pelatihan terpadu penanganan anak autis ini akan digunakan untuk membiayai produksi video Penanganan Autisme ke 2 yang akan dibagikan gratis ke seluruh Indonesia.
2
Pelatihan Terapi Autisme Terpadu
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education, MPATI
MPATI bekerjasama dengan Laboratorium Klinik Prodia dan Female
Parenting Club akan menggelar Pelatihan Terapi Autisme Terpadu bagi
Orangtua, Guru dan Terapis, yang akan diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Jum’at, Sabtu & Minggu / 30 Sept, 1 – 2 Oktober 2011
Jam : 08.30 – 17.00 WIB
Lokasi : Auditorium Laboratorium Klinik Prodia
Jl. Kramat Raya no. 150 – Jakarta Pusat
PROGRAM / TRAINERS :
Terapi Perilaku ……………….. Dra. Dini Oktaufik
Terapi Wicara ……………….. Dra. W. D. St.Yusran Sipala, Spth
Terapi Okupasi ……………….. Tri Budi Santoso MOT
Individu Evaluation Plan
Kurikulum, Evaluasi ………………. Angie Siti Anggari,Spd, MSc & IEP
Teacher training and mentoring
Investasi Rp. 3.500.000,- /Org termasuk Makalah, makan siang & Coffee break selama 3 hari
Bagi yang mendaftar dan melakukan pembayaran sebelum tgl 16 September 2011, mendapatkan potongan sebesar Rp. 500.000,-
Pembayaran dapat ditransfer ke rekening BCA atas nama Yayasan Mpati
Nomer rekening 035 30 99997
Bukti transfer difax ke Nomor 021 – 72796508 berikut data nama, alamat, telpon
Untuk informasi & reservasi dapat menghubungi Arimbi di 081380741898
PESERTA TERBATAS
13
Gayatri nominator ‘Social Transformer’ Seputar Indonesia Award
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education, Life, MPATI
Selamat untuk Gayatri Pamoedji atas terpilihnya sebagai Nominator Kategori “Social Transformer” di acara Seputar Indonesia Award 2011.
10
Artikel autisme Gayatri dijadikan koleksi di Library of Congress Washington DC
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education, Life, Profil
Setelah acara mengenai Autisme yang diadakan oleh MPATI bekerjasama dengan para sponsornya, tanggal 2 dan 3 April 2011 diterbitkan di media cetak maupun elektronik, banyak sambutan positif dari masyarakat dalam dan luar negeri.
Salah satunya adalah ketertarikan Library of Congress di Washington DC untuk menghimpun artikel mengenai Autisme dan perjuangan bu Gayatri untuk autisme, untuk dijadikan koleksi perpustakaannya.
Semoga artikel artikel tersebut dapat membantu penanganan Autisme di seluruh dunia.
1
Seminar Sehari : Anak Autis Bisa Mandiri
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education, Life, MPATI
Dalam rangka menyambut Hari Peduli Autisme Sedunia, MPATI bekerja sama dengan Dharma Dexa dan Titan Center, menggelar seminar sehari dan kampanye Peduli Autisme dengan tema :
ANAK AUTIS BISA MANDIRI
Seminar Sehari mengenai Austime akan diselenggarakan pada :
Minggu, 3 April 2011.
08.30 – 12.30
Titan Theater
Jl. Boulevard Bintaro Blok B7/1 No. 5
Bintaro Sektor 7.
Tangerang
FREE SEMINAR dan SNACK
Tempat Terbatas
Pembicara :
Gayatri Pamoedji SE, MHc
Seorang ibu dari penyandang autis dewasa, yang penuh dedikasi dan percaya akan “kesembuhan” anak autis melalui pemberdayaan orang tua berdasarkan 3 pilar utama, yaitu:
- Diagnosis akurat
- Pendidikan tepat
- Dukungan kuat
Gayatri yang berdomisili di Australia adalah pendiri MPATI, konselor keluarga, penulis buku “Meniti Pelangi” dan “200 Tanya Jawab Seputar Autisme” serta produser eksekutif dari video autis pertama di Indonesia, “Panduan Praktis Terapi Perilaku” yang diluncurkan di Jakarta di tahun 2005. Video kedua untuk terapi wicara sedang dalam proses produksi.
Informasi dan Reservasi :
Titan Center :
Tika – 021 99061305, 021 7451777 ext. 1006
email : willdy.wulantika@sarana-titan.com
www.sarana-titan.com
MPATI :
Reny – 081380741898
email : yayasan_mpati@yahoo.com
Tempat Terbatas !
Segara Daftarkan diri anda di Seminar Sehari mengenai Autisme dengan tema : Anak Autis Bisa Mandiri.
5
Talk Show Seputar Autisme bersama Ibu Gayatri Pamoedji – MC: Farhan
1 Comment | Posted by Gayatri in autisme, Education, Life, MPATI
Autisme adalah gangguan perkembangan anak dalam hal komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Gejalanya nampak sebelum anak mencapai usia 3 tahun. Faktor kombinasi dari kelainan perkembangan otak, genetik dan faktor lingkungan bisa menjadi pemicunya.
Belum ada satu terapi pun yang dapat menyembuhkan autisme secara instan. Penanganan terbaik adalah dengan diagnosa akurat, pendidikan tepat, dan dukungan kuat dari keluarga, khususnya orang tua.
Ingin tahu lebih jauh tentang autisme dan terapinya ?
Ikutilah :
Talk Show Seputar Autisme bersama Ibu Gayatri Pamoedji, SE, MHC
Pendiri dan Ketua Yayasan Peduli Autisme Indonesia (MPATI), Penulis, dan Konselor Keluarga.
Investasi Rp 10o.ooo,-
Sudah termasuk 1 Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban seputar Autisme”, Makalah Seminar, Snack Box dan Goodies Bag)
Acara akan diselenggarakan di :
SOLO
Hari Sabtu, 17 Juli 2010.
Pukul 08.30 – 13.00
MC : Muhammad Farhan.
Contact Person :
Etty – 0856 400 20483
Itonk – 0817 258 002
Triyono (0271) 795 9653
Radio Mentari – (0271) 739 077
PALEMBANG
Jumat, 23 Juli 2010.
Pukul 15.00 – 19.00
Contact Person :
GHI Palembang – (0711) 860 8325
Hasil penjualan undangan akan diberikan untuk aktivitas “MPATI” mensosialisasikan penanganan autisme di Indonesia.
Organized by GHI (Gaya Hidup Idaman) dan MPATI.
15
Masalah apa saja yang akan dihadapi oleh anak autis sesuai dengan perkembangan usianya ?
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education
Berdasarkan pengalaman pribadi, akan lebih mudah membagi masalah autisme sesuai dengan periode 5 tahun perkembangan anak.
Misalnya, pada saat anak berusia di bawah 5 tahun, fokus utamanya adalah :
• Mencari diagnosa yang akurat
• Mencari informasi tentang autisme
• Mempersiapkan mental untuk dapat menerima kenyataan bahwa putra atau putri mereka menyandang autis (untuk orang tua).
• Mencari informasi tentang terapi yang diperlukan
• Mengajarkan kepatuhan
• Mengamati kebutuhan, keterbatasan
kemampuan dan kelebihan anak
• Mempertimbangkan diet GFCF (Gluten Free Casein Free)
• Mengukur kemampuan keluarga dari segi waktu, tenaga dan biaya dalam menjalankan program penanganan autisme.
Usia 5 hingga 10 tahun, isu utamanya adalah :
• Meningkatkan kemampuan anak untuk dapat mandiri
• Mempersiapkan anak untuk sekolah
• Mempersiapkan anak untuk mulai bersosialisasi
• Melaksanakan diet GFCF (Gluten Free Casein Free)
• Melaksanakan terapi yang diperlukan
• Menceritakan diagnosa pada saudara sekandung
Usia remaja yang mungkin dimulai sekitar 10 hingga 15 tahun ditandai dengan isu seputar :
• Kemandirian
• Identitas diri (perubahan fisik, hormon dan sebagainya).
• Pergaulan sosial
• Pendidikan seks
• Tuntutan akademis yang semakin tinggi
Di usia 15 hingga 20 tahun, orang tua dari anak penyandang autis mulai disibukkan dengan persiapan masa depan bagi anak terutama mengenai kemandirian anak dari segi fisik, sosial maupun nafkah hidup (lapangan kerja). Di usia ini, anak mulai semakin sadar bahwa dirinya berbeda dengan teman-teman sebayanya. Norma-norma sosial tentang apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan, juga merupakan salah satu isu yang kuat, terutama dari segi pendidikan seks.
Sumber : Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”, halaman 138
Dapatkan Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”
di Toko Buku Gramedia dan www.BukuKita.com (online)
Kirim sms ke MPATI 081380741898
atau email ke : yayasan_mpati@yahoo.com
Isi 220 Halaman, Soft Cover, Harga Buku Rp. 50.000,-
15
Bagaimana Berbagi Tugas dengan Suami / Istri / Anggota keluarga yang lain ?
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education
Pembagian tugas sebetulnya tidak hanya terjadi di keluarga yang memiliki anak autis. Ibu dan ayah yang baik, biasanya mengkomunikasikan dulu pembagian tugas antara pasangan suami istri. Pembagian tugas bisa dijalankan sesuai dengan kelebihan dari masing-masing karakter ibu atau ayah serta waktu yang mereka miliki. Misalnya, kalau sang ayah pandai matematika, maka tugas mendampingi anak membuat pekerjaan rumah matematika, sebaiknya dilakukan sang ayah.Demikian juga kalau ibu lebih mahir dalam berkomunikasi, ibulah yang menjadi manajer dan jubir anak untuk urusan sekolah. Idealnya, dilakukan komunikasi yang jujur dan terbuka.
Untuk memotivasi ayah untuk lebih percaya diri dan mau lebih, mulailah dengan melakukan tugas-tugas yang menyenangkan, misalnya bermain dengan sang anak, mengantarkan anak berenang, atau mengantar anak bermain video game, atau bermain air di kamar mandi. Diharapkan dengan hal-hal menyenangkan, dapat mendekatkan hubungan ayah dan anak.
Saat Ayah bermain dengan anak, ibu dapat menggunakan waktu senggang ini untuk beristirahat. Pembagian kerja di Indonesia juga bisa didelegasikan kepada pembantu. Tugas yang sifatnya rutin seperti mengajarkan anak makan, minum atau ke toilet bisa didelegasikan ke para pengasuh, selama ibu atau ayah mengajarkan para pengasuh langkah demi langkah serta memonitor proses belajar.
Buatlah daftar dari pekerjaan atau tugas yang diperlukan untuk mendidik anak. Misalnya, untuk belajar matematika, olahraga, terapi perilaku, terapi wicara dan lain-lain, masing masing dibuat kolom dan kotak tertentu, tergantung jam-nya. Diskusikankan daftar ini dengan suami, kira-kira dari daftar ini mana yang ia bersedia kerjakan.
Ibu tetap menjadi manajer. Ibu sebaiknya mengetahui dengan detail apa yang diajarkan di terapi. Ibu dan ayah sebaiknya mengetahui program-program yang sedang dilaksanakan di kelas terapi. Karena, pada akhirnya, ayah dan ibulah yang akan memonitor sudah sampai mana program terapi itu terlaksana.
Untuk pengaturan diet dan pola makan, buatlah daftar menu mingguan dimana pelaksanaan menyiapkan hidangan bisa didelegasikan kepada pembantu, yang penting ibu/ayah memonitor dari segi kebersihan dan asupan gizi. Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian dan stress. Intinya, buatlah rencana jika anda ingin mengurangi stress dan memperbesar kemungkinan untuk berhasil.
Sumber : Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”, halaman 133
Dapatkan Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”
di Toko Buku Gramedia dan www.BukuKita.com (online)
Kirim sms ke MPATI 081380741898
atau email ke : yayasan_mpati@yahoo.com
Isi 220 Halaman, Soft Cover, Harga Buku Rp. 50.000,-
15
Apa saja terapi terbaru yang baik untuk anak autis ?
0 Comments | Posted by Gayatri in autisme, Education
Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh orang tua atau pendidik yang ingin ada terapi terbaru, tepat dan cepat hasilnya.
Sayangnya, tidak ada terapi mutakhir yang dapat menghasilkan perkembangan instan untuk anak autis.
Terapi terbaru tidak selalu terbaik, sebagian masih dalam tahap uji coba dan kadangkala kontroversial.
Testimoni dari beberapa orang, belum tentu menjamin terapi mutakhir menjanjikan kesembuhan yang spektakuler. Berhati-hatilah terhadap janji penyembuhan yang instan, bombastis dan belum terbukti keabsahannya.
Sumber : Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”, halaman 68
Dapatkan Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”
di Toko Buku Gramedia dan www.BukuKita.com (online)
Kirim sms ke MPATI 081380741898
atau email ke : yayasan_mpati@yahoo.com
Isi 220 Halaman, Soft Cover, Harga Buku Rp. 50.000,-
Pada prinsipnya, sekolah yang tepat ditentukan oleh kemampuan dan kebutuhan anak.
Menentukan sekolah tidak bisa dilakukan hanya dengan berdasarkan cerita orang lain.
Anda harus datang ke sekolah, bicara dari hati ke hati dengan orang tua anak lain yang sudah masuk di sekolah tersebut, serta bertemu dan berdiskusi dengan kepala sekolah dan guru kelas. Dari situ anda akan memiliki gambaran yang lebih baik tentang sekolah tersebut.
Berikut adalah beberapa kriteria yang dapat dijadikan acuan apakah sekolah tersebut ideal atau tidak untuk anak autis:
Pertama, sekolah dan para pengajar memiliki semangat dan kepercayaan bahwa tiap anak mampu belajar (presume intellect).
Kedua, sekolah memiliki pengetahuan yang memadai tentang autisme.
Ketiga, para guru di sekolah tersebut memiliki pengetahuan yang memadai tentang pendidikan anak autis dimana para guru mendapatkan pelatihan secara berkala.
Keempat, ruang kelas sebaiknya tidak berisik, tidak banyak gambar gambar di dinding.
Kelima, sekolah dan guru memiliki semangat untuk menerima saran dari orang tua dan para ahli di luar sekolah.
Keenam, jumlah murid di dalam kelas tidak terlalu banyak.
Ketujuh, sekolah dan guru memprioritaskan kepentingan, kebutuhan dan kemampuan anak diatas target kurikulum.
Sumber : Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”, halaman 42
Dapatkan Buku “200 Pertanyaan dan Jawaban Seputar Autisme”
di Toko Buku Gramedia dan www.BukuKita.com (online)
Kirim sms ke MPATI 081380741898
atau email ke : yayasan_mpati@yahoo.com
Isi 220 Halaman, Soft Cover, Harga Buku Rp. 50.000,-








